Chile Gunakan Blokir DNS untuk Hentikan Kasino Online Tanpa Lisensi
Putusan Pengadilan Tinggi Santiago baru-baru ini mengambil langkah untuk menerapkan blokir DNS sebagai cara efektif untuk mematuhi arahan Mahkamah Agung Chile. Inisiatif ini bertujuan untuk melarang penyebaran dan promosi kasino online yang tidak memiliki izin resmi. Pelaksanaan Blokir DNS Prosedur ini meminta perusahaan telekomunikasi untuk menutup akses ke domain yang tidak diatur di wilayah Chile.
Keputusan ini menetapkan langkah-langkah lima tahap yang dirancang untuk mengatasi masalah teknis yang diajukan oleh penyedia layanan internet, termasuk risiko blokir yang salah terhadap situs yang sah. Peran Pengawas dan Lotere Lotería de Concepción atau Polla Chilena de Beneficencia akan melaporkan URL mencurigakan langsung kepada Pengawas Kasino Chile (SCJ). Regulator akan memverifikasi apakah situs yang dilaporkan adalah layanan perjudian tanpa izin.
Asal Konflik
Perselisihan ini muncul dari gugatan yang dikeluarkan oleh Lotería de Concepción terhadap operator telekomunikasi besar: Claro, Entel, GTD, Telefónica, WOM, dan VTR. Pada bulan September 2025, Mahkamah Agung Chile memutuskan mendukung lotere, mewajibkan blokir segera terhadap situs web yang menyediakan perjudian ilegal.
Tahapan Proses dan Pengawasan Berkelanjutan
Langkah berikutnya adalah agar Subsekretariat Telekomunikasi Chile (SUBTEL) menyediakan daftar domain yang sudah divalidasi kepada operator telekomunikasi. Sistem ini juga akan melacak dan memblokir 'mirror sites' yang mungkin muncul untuk menghindari kontrol.
Pernyataan Pengadilan Santiago menegaskan bahwa "pemohon atau pihak ketiga pendukung wajib melaporkan kepada SCJ tentang situs yang terkait dengan putusan dan tidak mengikuti perintah." Keputusan ini menyatakan "informasi akan diteruskan ke SCJ, yang dalam wewenangnya, akan menentukan apakah situs tersebut merupakan platform perjudian daring ilegal dan mengkomunikasikannya ke SUBTEL."
Setelah diverifikasi, SUBTEL akan menginformasikan kepada perusahaan telekomunikasi tentang domain yang harus diblokir. Operator telekomunikasi harus menerapkan blokir DNS pada domain yang ditetapkan oleh SUBTEL dalam batas waktu yang ditentukan. Seusai implementasi, mereka harus melaporkan hasilnya kepada Pengadilan Tinggi Santiago.
Reaksi Industri
Ketua Polla Chilena de Beneficencia, Felipe Dalgalarrando, menyambut baik keputusan ini dalam wawancara dengan surat kabar Chile, La Tercera. Ia juga menegaskan pentingnya penerapan mekanisme ini secepat mungkin agar perintah Mahkamah Agung ditaati.
Walaupun begitu, beberapa pihak industri meragukan cakupan keputusan ini serta dampaknya pada akses internet yang sah, termasuk kemungkinan blokir yang salah pada situs yang tidak terkait dengan perjudian ilegal.